Kamis, 30 Januari 2014

Cukuplah saya menjadi penyorak .

Masih lanjutan yang kemarin .

Saya dulunya pernah ikut dalam partai politik , karena partai itu baru.. saya pun mencoba tahu.. dan
saya menjadi tahu sebagian arah perpolitikan..

namun setelah masuk ke dalamnya ,  saya sedikit miris ,. yang disebut hanya suara dan suara
mungkin ada juga yang berpolitik untuk Rakyat, dan ada juga yang menjadikan Rakyat hanya sebagai alasan klasik untuk dipilih.. tergantung partai , tergantung orangnya dan Niatnya saja lah (allahu a'lam )

Yang terpenting sekarang, saya sudah mengundurkan diri dari partai itu..

saya telah bebas dari unsur perpolitikan, saya tidak tahan dengan arah pemikiran sebagian orang yang niatnya untuk tahta semata .. urusan Rakyat hanya sebagai wacana belaka ..

Meski pun ada beberapa yang niatnya untuk Rakyat, tapi tetap saja niat itu harus dibersihkan , jika sudah bercampur sedikit itu sudah tidak murni lagi ..

Saya keluar dari sana , karena politik itu terkadang memangsa mereka sendiri ,. sekokoh apapun aqidah orang jika ia tergoda dengan dunia dan dunia bisa jadi ia masuk kedalam kubangan lumpur kotor jika tak tahan godaan dunia yang begitu asyik ...

dan saya hanya ingin menjaga kemurnian  aqidah saya untuk tetap berjalan lurus. ingin hidup tenang , tanpa intrik, dan kepalsuan .. 
itu saja sih .. yang membuat saya tegas mengatakan berhenti.

memang sih tidak dapat dipungkiri bahwa politik itu ada di semua kalangan yang bukan seorang politisi,.
saya sendiri sudah merasakan di politisasi oleh teman kerja ,. yach waktu itu tensi politik praktis dikampus lagi merebah .saya yang selalu positif thingking pun mengabaikan analisa , akhirnya kena deh politik praktis mereka yang ingin menjatuhkan saya , menjatuhkan kedudukan saya saat itu..
saya tidak merasa sakit hati , namun sedikit kecewa karena notabenenya mereka yang menjatuhkan saya adalah sejawat karibku sendiri .. Yach berselimut gitu deh ...
(sedikit curhat ) gak apa-apa lah yach .. ^_^ itulah politik, yang bisa mengorbankan teman untuk jadi makanan..#miris banget kan politik itu ....

Sekarang sih ,saya cukup menjadi penyorak saja ...
Meski tidak sakit hati amat dengan dunia politik ,. tapi ibarat paku yang menempel di papan ..
ketika dicabut akan ada bekas lubang dari paku tadi ..

mungkin begitulah kondisi hatiku saat ini untuk menerima pinangan dari partai yang mengajakku bergabung..
harus berfikir panjang lagi.. kalau mudaratnya banyak dari pada mufakatnya.. mending gak deh..
yang jelas hatiku saat ini kosong untuk hal itu..

Cukuplah saya menjadi Penyorak Teman- Teman yang memilih jalan ini...
Dan cukuplah saya memberi doa, semoga jika terpilih amanahnya nanti bisa dipikul sebaik mungkin..

Saya ingin membenahi diri di dalam kedalaman spiritual dan menjauhkan diri dari hal hal yang bisa melunturkan niat ,membuat ujub , Riya' dsb.


Saya hanya ingin menjalani perjalanan Rohani yang lebih mapan dengan menjauhi Unsur dunia yang bisa membuat kita buta ....

dan saya ulangi lagi ,Cukuplah saya menjadi Penyorak Teman- Teman yang memilih jalan ini...
Dan cukuplah saya memberi doa, semoga jika terpilih amanahnya nanti bisa dipikul sebaik mungkin,..

Wassalam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan di Koment . Untuk Perbaikan Blog saya .. Nice to Meet you and See you .